KABARDIGITAL.INFO, LUMAJANG – Asia Nusa Festival (ANF) 2026 siap mengguncang dan banjir manusia di Lumajang.
Titik pusat kegiatan di kawasan Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Tompokersan, akan menjadi magnet baru hiburan, seni budaya, kuliner Nusantara, dan kebangkitan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Aneka suguhan pertunjukan perpaduan musik, tari tradisional, fashion show etnik, ludruk cilik, karaoke, hingga jalan sehat akan mewarnai ANF 2026 ini.
Penggagas ANF 2026, Generasi Digital Indonesia (Gradasi) Lumajang bersama pelaku UMKM, menginginkan perluasan pasar UMKM, dan menghadirkan ruang berkumpul produktif bagi masyarakat.
Dengan harapan UMKM naik kelas, ANF 2026 menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas seni, generasi muda, dan masyarakat luas. Dengan konsep
pnggung hiburan, seni budaya, dan kuliner dalam satu Kawasan.
Sekretaris panitia ANF 2026, Puji Purnama, menjelaskan kegiatan dirancang untuk menghadirkan hiburan yang beragam sekaligus memberikan ruang tampil bagi komunitas seni dan pelaku kreatif.
“Masyarakat juga bisa menikmati berbagai pertunjukan sambil mencicipi aneka menu Nusantara dan jajanan yang tersedia di stan UMKM,” ujarnya, Kamis (15/10/2026).
Konsep tersebut, kata Puji, akan menjadi daya tarik utama festival. Pengunjung dapat menikmati suasana hiburan sekaligus berbelanja produk lokal dalam satu lokasi.
“Aktivitas ekonomi para pedagang diharapkan tidak hanya bergantung pada transaksi sesaat,” beber Puji.
Jadwal pertunjukan dimulai pada Sabtu dan Minggu, dengan agenda sebagai berikut;
Sabtu, 17 Oktober 2026
• 16.00–17.30 WIB: Sanggar Citra Budaya, menampilkan Tari Mari Kangen, Tari Gajah Melin, Tari Angsa Putih, Tari Laksmi, Kluwung Emas, Tari Lungdoyo, dan Tari Selap.
• 18.00–19.00 WIB: Poustur Model’s.
• 19.00–20.00 WIB: Swanitee.
• 20.00–22.00 WIB: Panggung Karaoke Session 2.
Minggu, 18 Oktober 2026
• 06.00–07.00 WIB: Aerodut.
• 07.00–16.00 WIB: Karaoke Session Popdut.
• 16.00–18.30 WIB: Sanggar Ayu Langgeng.
• 19.00–21.00 WIB: JDS vs Poustur Model’s, Ethnic Musik Fashion Show.
• 21.00–22.00 WIB: Karaoke Session Popdut/Electone Session.
Sabtu, 24 Oktober 2026 — agenda spesoal
• 16.00–17.30 WIB: Poustur Model’s.
• 18.00–21.00 WIB: Gatra Ludruk Cilik Lumajang, membawakan Legenda Winong.
• 21.00–22.00 WIB: Grand Opening.
Untuk grand opening dimulai, Sabtu, 24 Oktober.
Minggu, 25 Oktober 2026
• 06.00–07.00 WIB: Aerodut.
• 07.00–16.00 WIB: Karaoke Session Popdut.
• 16.00–17.00 WIB: Sanggar Citro Langgeng.
• 17.30–19.00 WIB: Sanggar Citra Budaya.
• 19.00–21.00 WIB: Poustur Model’s vs JDS.
• 21.00–22.00 WIB: Karaoke Session Popdut.
Sabtu, 31 Oktober 2026
• 16.00–19.00 WIB: Gmayor Band (Widya Gama).
• 19.00–21.00 WIB: SME Musik.
• 21.00–22.00 WIB: Karaoke Session Osing Sing Song.
Minggu, 1 November 2026
• 06.00–07.00 WIB: Aerodut.
• 07.00–11.00 WIB: Jalan Sehat Hari Pahlawan dan Electone Session.
• 12.00–22.00 WIB: Karaoke Session Osing Sing Song.
Ketua Gradasi Lumajang, Akhmad Nurhuda, menyampaikan soft opening telah digelar sejak 10–11 Oktober 2026 lalu.
“Pihak pemerintah, lembaga, dan pemangku kepentingan direncanakan turut diundang dalam agenda tersebut,” ujar pria yang biasa disapa Gus Mamak ini.
Gus Mamak berharap, festival menjadi pintu masuk untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen, dan komunitas sebagai ruang ekspresi, dan kreatif ekonomi.
“Keberlanjutannya juga penting. Pedagang bisa memasarkan produk di pusat keramaian baru. Sehingga dampak ekonomi dirasakan masyarakat,” ujarnya.
ANF 2026 juga diharapkan membawa satu pesan besar: ruang kota bukan hanya tempat untuk melintas kendaraan namun menjadi tempat berkarya, berinteraksi, dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
